Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
https://www.jurnalwidyalaksmi.com/index.php/jwl
Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat))Yayasan Lavandaia Dharma Balien-USJurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat2775-0191<p><a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license"><img src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a><br /><br /><a href="https://jurnalwidyalaksmi.com/index.php/jwl/index">Jurnal Widya Laksmi</a> is licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License</a>.</p>STRATEGI PENGEMASAN DAN PELABELAN BAGI KELOMPOK USAHA PRODUSEN JAJANAN PASAR DI PUCANG GEDE, KELURAHAN BATURSARI, KECAMATAN MRANGGEN
https://www.jurnalwidyalaksmi.com/index.php/jwl/article/view/190
<p>Di Pucang Gede, Kelurahan Batursari, Kecamatan Mranggen terdapat kelompok usaha produsen jajanan pasar. Aspek pemasaran dari produk jajanan pasar di Pucang Gede masih terbatas, hanya dijual secara keliling dan dititipka di toko-toko. Dari segi kemasan, jajanan pasar tersebut juga belum dikemas secara higienis dan menarik untuk menambah nilai produk dan menarik minat pembeli, hanya dikemas dalam plastik bahkan sering kali disajikan tanpa kemasan. Permasalahan yang dihadapi adalah 1) kelompok usaha produsen jajanan pasar belum memahami tentang pentingnya pengemasan dan pelabelan produk, 2) terbatasnya pangsa pasar karena keterbatasan dalam pengemasan dan pelabelan. Untuk itu, Tim Pengabdian kepada Masyarakat bermaksud memberikan solusi permasalahan kitra melalui 1) penyuluhan tentang pentingnya pengemasan dan pelabelan produk, 2) pelatihan dalam membuat kemasan dan label produk. Target dari program Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah kelompok usaha produsen jajanan pasar di Pucang gede, Kelurahan Batursari, Kecamatan Mranggen mampu menerapkan strategi pemasaran dalam mengembangkan produknya melalui pengemasan dan pelabelan. Luaran yang dihasilkan adalah peningkatan ketrampilan pengemasan dan pelabelan. Metode yang diggunakan dalam kegiatan penelitian ini adalah metode penyuluhan dan pelatihan. Tim Pengabdian kepada Masyarakat memiliki jenis kepakaran yang sesuai dengan kebutuhan mitra yaitu manajemen. Sehingga dengan kepakaran dan solusi yang sesuai dengan kebutuhan mitra, maka program Pengabdian kepada Masyarakat ini layak untuk dilaksanakan. Selanjutnya, saran yang disampaikan kepada mitra terhadap Tim Penabdian kepada Masyarakat supaya ada tindak lanjut kembali untuk pelatihan berupa pengemasan dan pelabelan.</p>Nisa Novia Avien ChristyAdijati UtaminingsihRita Meiriyanti
Copyright (c) 2025 Nisa Novia Avien Christy, Adijati Utaminingsih, Rita Meiriyanti
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-062026-01-06611710.59458/jwl.v6i1.190IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK OPTIMALISASI PERTANIAN LAHAN KERING DESA TULAMBEN MENUJU AGROFORESTRI BERKELANJUTAN
https://www.jurnalwidyalaksmi.com/index.php/jwl/article/view/211
<p>Program Mahasiswa Berdampak (PM-BEM) berjudul Implementasi Teknologi Tepat Guna Fullset Cashew Processing Machine untuk Mendukung Agroforestri Berkelanjutan di Desa Tulamben bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi petani melalui inovasi berbasis agroforestri berkelanjutan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participatory Action Research berbasis pemberdayaan masyarakat, yang mengintegrasikan pendekatan teknis, edukatif, dan manajerial melalui lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan keberlanjutan. Penerapan solusi difokuskan pada dua mitra: Kelompok Tani Subak Ulun Suwi mendapat intervensi<em> Fullset Cashew Processing Machine</em> dan pelatihan pengolahan produk, sementara Kelompok Tani Lahar Sari mendapat intervensi terkait implementasi teknologi tepat guna pada pertanian lahan kering yang meliputi rumah bibit dengan sistem irigasi tetes otomatis, pengolahan media tanam menggunakan <em>cocopeat</em> untuk menjaga kelembaban tanah, serta teknologi elektrifikasi pada pertanian buah naga. Hasil kegiatan menunjukkan intervensi teknologi yang diberikan kepada kedua mitra signifikan memberikan hasil positif dan memberikan dampak nyata serta meningkatkan keberdayaan kedua mitra. Hasil yang dicapai oleh mitra Kelompok Subak Ulun Suwi meliputi 1) Seluruh mitra mampu menggunakan <em>fullset cashew processing machine</em> dengan baik, 2) Mengolah buah mete menjadi produk siap konsumsi abon vegan berbahan daging jambu mete, kacang mete, snackbar mete, serta granola yang terbuat dari pangan lokal (sorghum, biji labu, biji kuaci, kacang mete, dan madu lebah). 3) Mitra mampu mengemas produk olahan kacang mete dengan kemasan yang menarik. Mitra kedua yakni kelompok Tani Lahar Sari mendapat peningkatan keberdayaan berupa 1) Mitra memahami media tanam yang optimal bagi pertanian lahan kering, serta mampu membuat media tanam dengan campuran cocopeat untuk menjaga kelembaban tanah, 2) Mitra memahami teknologi elektrifikasi untuk menambah masa generatif buah naga, 3) Mitra memiliki rumah bibit dengan sistem irigasi otomatis, untuk meningkatkan tingkat keberhasilan pembibitan sebelum ditanam di lahan kering. Program ini adalah efektivitas dalam memperkuat kapasitas teknis dan manajerial petani, mengubah pola kerja menjadi lebih efisien, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan nilai tambah ekonomi hijau dan dukungan terhadap pencapaian SD’s (1, 2, 8, 12, dan 13) di wilayah Karangasem.</p>I Gusti Lanang Agung Raditya Putra Ida Bagus Nyoman Pascima I Gede Wiratmaja
Copyright (c) 2026 I Gusti Lanang Agung Raditya Putra, Ida Bagus Nyoman Pascima, I Gede Wiratmaja
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-062026-01-066181310.59458/jwl.v6i1.211PKM UNTUK OPTIMALISASI CITRA MEREK KAJA KANGIN WARUNG MELALUI REBRANDING DAN DESAIN LOGO KREATIF
https://www.jurnalwidyalaksmi.com/index.php/jwl/article/view/219
<p>Persaingan usaha kuliner yang semakin ketat menuntut pelaku UMKM untuk memiliki citra merek yang kuat dan berkarakter. Salah satu elemen utama dalam membangun citra merek adalah identitas visual, khususnya desain logo yang mampu merepresentasikan nilai dan keunikan usaha. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan citra merek Kaja Kangin Warung melalui proses <em>rebranding</em> dengan pendekatan desain logo kreatif berbasis nilai budaya lokal Bali. Metode yang digunakan terdiri atas enam tahapan, yaitu observasi dan analisis situasi mitra, perancangan konsep brand dan logo, desain logo final dan penyusunan brand guideline, pelatihan branding, implementasi identitas visual, serta monitoring dan evaluasi dampak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rebranding menghasilkan logo baru yang lebih representatif, profesional, dan bermakna, dengan mengintegrasikan filosofi “Kaja Kangin” sebagai simbol arah timur laut yang dianggap suci dalam budaya Bali. Penyusunan brand guideline berperan penting dalam menjaga konsistensi identitas visual pada berbagai media. Evaluasi awal menunjukkan adanya peningkatan daya tarik visual dan pengenalan merek di mata konsumen. Kegiatan ini membuktikan bahwa rebranding berbasis budaya lokal dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan citra merek dan daya saing UMKM kuliner.</p>Ni Wayan Sumartini SaraswatiI Dewa Made Krishna MukuI Wayan Dharma SuryawanDewa Ayu Kadek PramitaI Kadek Agus BisenaKetut Jaya Atmaja
Copyright (c) 2026 Ni Wayan Sumartini Saraswati, I Dewa Made Krishna Muku, I Wayan Dharma Suryawan, Dewa Ayu Kadek Pramita, I Kadek Agus Bisena, Ketut Jaya Atmaja
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-062026-01-0661142110.59458/jwl.v6i1.219OPTIMALISASI DESAIN WEBSITE DAN KOMUNIKASI DIGITAL SHOWCASE RUMAH AUTIS DALAM MENDORONG KESEMPATAN WIRAUSAHA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS
https://www.jurnalwidyalaksmi.com/index.php/jwl/article/view/217
<p>Rumah Autis, yang selama ini memproduksi berbagai produk kreatif dari siswa berkebutuhan khusus, namun masih terkendala implementasi pemasaran digital, dimana belum terintegrasinya website dengan platform e-commerce. Program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan desain website dan komunikasi digital Rumah Autis sebagai sarana showcase karya siswa berkebutuhan khusus untuk mendorong peluang wirausaha. Melalui rangkaian kegiatan yang meliputi pendalaman permasalahan, pelatihan dan implementasi kegiatan. Program ini berhasil membantu menghasilkan inovasi website sebagai laman penjualan hasil karya Rumah Autis. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola dalam memaksimalkan fungsi website sebagai media promosi, edukasi, dan penjualan. Transformasi digital ini meningkatkan kapasitas Rumah Autis dalam memperluas jangkauan pemasaran, memperkuat citra inklusif, dan membuka peluang kerja pemberdayaan wirausaha bagi siswa berkebutuhan khusus.</p>Wulan YuliantiEmilya SetyaningtyasAndreas Humala
Copyright (c) 2026 Wulan Yulianti, Emilya Setyaningtyas, Andreas Humala
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-062026-01-0661222710.59458/jwl.v6i1.217ANALISIS KONDISI SARANA DAN PRASARANA SERTA LINGKUNGAN FISIK SD SWASTA NUR IHSAN ISLAMIC SCHOOL MEDAN
https://www.jurnalwidyalaksmi.com/index.php/jwl/article/view/216
<p>Penelitian ini dilaksanakan dalam konteks Magang 1 (PLP Observasi) di SD Swasta Islam Nur Ihsan Medan dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kondisi sarana dan prasarana serta lingkungan fisik sekolah dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran berbasis <em>Islamic Fullday School</em>. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara informal dengan guru dan tenaga kependidikan, serta dokumentasi selama kegiatan magang berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Swasta Islam Nur Ihsan memiliki sejumlah kekuatan, antara lain dedikasi guru yang tinggi, penerapan strategi pembelajaran aktif dan komunikatif, pembentukan karakter melalui rutinitas terstruktur, serta ketersediaan fasilitas pembelajaran yang cukup mendukung proses belajar mengajar. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kelemahan, seperti keterbatasan koleksi perpustakaan, keterbatasan lahan sekolah, serta fasilitas sanitasi yang belum sepenuhnya memenuhi standar nasional. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana memiliki peran penting dalam menunjang kualitas pembelajaran dan kenyamanan siswa, khususnya pada sekolah dengan sistem fullday. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan literatur pendidikan dasar serta menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi praktis bagi peningkatan mutu pengelolaan lingkungan sekolah berbasis <em>Islamic Fullday School</em>.</p>Rahmi Fadiah NasutionTita Diah Alia PutriAssyfa RamadhinaChailla SabrinaM. Anwar Azhari LubisSalim
Copyright (c) 2026 Rahmi Fadiah Nasution, Tita Diah Alia Putri, Assyfa Ramadhina, Chailla Sabrina, M. Anwar Azhari Lubis, Salim
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-062026-01-0661284110.59458/jwl.v6i1.216PENERAPAN STRATEGI PENGEMBANGAN GEOWISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DESA BUDAYA PAMPANG
https://www.jurnalwidyalaksmi.com/index.php/jwl/article/view/194
<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat( PKM) ini dilaksanakan di Desa Budaya Pampang, Samarinda, dengan tujuan mendukung pengembangan potensi geowisata berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, sosialisasi dengan tokoh adat dan pemerintah desa, pelatihan pemandu wisata, serta penerapan teknologi promosi digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam bidang kepariwisataan melalui pelatihan pemandu wisata yang sesuai dengan standar kompetensi, serta optimalisasi penggunaan media sosial untuk memperluas promosi destinasi wisata. Selain itu, tim PKM berhasil menghasilkan peta geowisata, rambu navigasi, papan informasi, dan fotobooth sebagai sarana pendukung promosi. Kegiatan ini juga menumbuhkan partisipasi aktif Pokdarwis dalam pengelolaan wisata, baik dalam kegiatan lapangan maupun publikasi digital. Dengan adanya pendampingan ini, Desa Budaya Pampang semakin siap untuk mengembangkan wisata budaya dan alam secara berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menjaga kelestarian budaya Dayak Kenyah.</p>ZilfanaHeriyantoAstrid Napita Sitorus
Copyright (c) 2026 Zilfana, Heriyanto, Astrid Napita Sitorus
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-062026-01-0661424810.59458/jwl.v6i1.194PENGUATAN KOMPETENSI MENGAJAR MAHASISWA MELALUI PENERAPAN INSTRUMEN PRAKTIK PADA MATA KULIAH PENGAJARAN MIKRO
https://www.jurnalwidyalaksmi.com/index.php/jwl/article/view/203
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mengajar mahasiswa melalui penerapan instrumen praktik keterampilan mengajar pada mata kuliah Pengajaran Mikro. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan dosen dan mahasiswa melalui tahapan pelatihan, pendampingan tahap pertama, dan pendampingan tahap kedua. Instrumen yang digunakan berupa rubrik penilaian keterampilan mengajar yang mencakup delapan aspek keterampilan dasar mengajar, mulai dari membuka dan menutup pelajaran, mengelola kelas, menjelaskan, bertanya, memberi penguatan, membimbing diskusi kelompok kecil, hingga variasi penggunaan media. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menelaah perkembangan kemampuan mahasiswa berdasarkan hasil observasi praktik, umpan balik dosen, serta refleksi mandiri mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi mahasiswa dalam kejelasan penyampaian materi, pengelolaan waktu, penguasaan kelas, dan kepercayaan diri saat praktik, meskipun masih ditemukan tantangan dalam variasi penggunaan media, keterampilan bertanya tingkat tinggi, dan pemberian penguatan yang lebih bervariasi. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penerapan instrumen praktik keterampilan mengajar efektif sebagai standar penilaian objektif bagi dosen sekaligus panduan reflektif bagi mahasiswa. Secara umum, kegiatan ini berdampak positif terhadap kesiapan mahasiswa menghadapi praktik mengajar di lapangan (PPL) dan direkomendasikan adanya pelatihan lanjutan untuk memperkuat aspek yang masih menjadi kelemahan.</p>Luh Putu Eka DamayanthiMade Susi Lissia Andayani
Copyright (c) 2026 Luh Putu Eka Damayanthi, Made Susi Lissia Andayani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-062026-01-0661495310.59458/jwl.v6i1.203PENDAMPINGAN GURU DALAM MENGINTEGRASIKAN NILAI NILAI QURANI PADA PEMBELAJARAN STUDENT-CENTERED LEARNING UNTUK PENGUATAN KARAKTER PESERTA DIDIK
https://www.jurnalwidyalaksmi.com/index.php/jwl/article/view/220
<p><em>This study aims to explore the role of teacher guidance in integrating Qur’anic values into student-centered learning (SCL) to strengthen students' character. The SCL approach provides space for students to be at the center of the learning process, making it essential for teachers to guide students in applying Qur’anic values in their daily lives. The research method employed is a qualitative approach with a case study design, involving observations, interviews, and documentation to gain in-depth insights into how teachers integrate Qur’anic values into SCL. The findings show that teacher guidance significantly influences the application of Qur’anic values in learning, contributing to the development of students' character. Teachers act as facilitators and role models, directing students to internalize values such as honesty, compassion, and justice in learning activities. Additionally, students who receive this guidance show improvements in moral and social aspects and are able to apply these values in their daily lives. This study concludes that the integration of Qur’anic values into SCL can strengthen students' character, and the role of teacher guidance is crucial in achieving this goal.</em></p>Eva Syafaah Hasanah
Copyright (c) 2026 Eva Syafaah Hasanah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-062026-01-0661546010.59458/jwl.v6i1.220PELATIHAN KETERAMPILAN ORANG TUA DALAM MEMANTAU DAN MENDUKUNG PERKEMBANGAN ANAK MELALUI KPSP
https://www.jurnalwidyalaksmi.com/index.php/jwl/article/view/221
<p style="font-weight: 400;"><em>This community service aims to improve parents' skills in monitoring and supporting the development of toddlers through the Developmental Pre-Screening Questionnaire (KPSP) at the Midwife Independent Practice (TPMB) D, Jl. Baturaden Raya No. 9, Mekarjaya, Rancasari District, Bandung City, addressing the limitations in parents' knowledge and skills as well as the low level of monitoring of children's growth and development based on initial observations showing that 15.4% of children had questionable development and 1.3% had deviations out of 78 children examined. The implementation method used an educational-participatory approach on June 5, 2025, including preparation (survey and observation), implementation (pre-test, interactive counseling, demonstrations, guided KPSP practice, case simulations, post-test), and monitoring-evaluation with cadre assistance and a referral system, involving parents of 12-month-old infants as target partners with the full support of TPMB D. The analysis technique included comparing pre-test scores (average of 55) and post-test scores (average of 85) with an increase of 30 points, qualitative evaluation through interviews and observation of practical skills, and an attendance rate of >80%, supported by a pie chart of the evaluation results. The results of the activities showed a significant increase in knowledge, independent skills using KPSP (gross/fine motor skills, speech/language, socialization/independence), awareness of parent-child interaction, and the formation of a support group via WhatsApp for sustainability. conclusion that the training effectively strengthened the child growth and development monitoring system at TPMB D with long-term impacts on preventing delays, despite time constraints and facilitator challenges that were addressed through adjustments</em></p>Yanti HerawatiLina HerlinaDesi Trisiani
Copyright (c) 2026 Yanti Herawati, Lina Herlina, Desi Trisiani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-092026-01-0961616810.59458/jwl.v6i1.221EFEKTIVITAS MEDIA EDUKASI VIDEO TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM PERSIAPAN MENGHADAPI PERSALINAN DI PUSKESMAS PADASUKA KOTA BANDUNG
https://www.jurnalwidyalaksmi.com/index.php/jwl/article/view/222
<p style="font-weight: 400;"><em>During the third trimester of pregnancy, many women feel heightened anxiety as they get ready for delivery. Excessive anxiety during pregnancy is associated with a host of adverse outcomes, including difficulties in birth and the mother's mental health. The information presented about labor preparation may be better understood by pregnant women when they employ instructional video media as a learning aid. At the Padasuka community health center, pregnant women in their third trimester will be studied to find out how much of an impact educational video media has on their anxiety levels. The study in question is quantitative and employs a pre-experimental design, more especially a One Group Pretest-Posttest Design. Using a purposive sampling strategy, 30 pregnant women in their third trimester make up the sample for this research. A validated questionnaire called the Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS) was used in this investigation. According to the study's findings, most pregnant women in their third trimester had moderate anxiety levels (76.7%). This was before they were provided video instructional material. Among pregnant women in their third trimester, 66.7% reported no anxiety after seeing instructional videos. A p-value of 0.000<0.05 indicates that video instructional media effectively lowers anxiety levels in pregnant women in their third trimester at the Puskesmas Padasuka. Anxiety during the third trimester of pregnancy may be better managed with the use of this video instructional medium, which can be utilized for counseling and early anxiety identification.</em></p>Ida SuryaniSiska Nur Abidah
Copyright (c) 2026 Ida Suryani, Siska Nur Abidah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-092026-01-0961697410.59458/jwl.v6i1.222PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG HIPEREMESIS GRAVIDARUM
https://www.jurnalwidyalaksmi.com/index.php/jwl/article/view/223
<p style="font-weight: 400;"><em>Hyperemesis gravidarum is a condition of excessive nausea and vomiting during pregnancy that can lead to serious complications if not managed properly. Based on initial observations at the Independent Midwife Practice (TPMB) of Midwife A, many pregnant women do not understand the difference between morning sickness and hyperemesis gravidarum and their impacts. This community service activity is intended “to increase pregnant women's knowledge about hyperemesis gravidarum through health education activities.” The activity was carried out on May 24, 2025, at TPMB Midwife A, West Bandung Regency, involving 10 pregnant women in their third trimester. The method used was interactive education using leaflets, accompanied by knowledge evaluation through pre-tests and post-tests. The results of the activity indicated a significant increase in knowledge, namely before the education, all participants (100%) were in the poor knowledge category, and after the education, all participants (100%) were in the good knowledge category. This activity describes health education using simple and easy-to-understand educational media effectively in increasing pregnant women's knowledge regarding hyperemesis gravidarum. It is projected that this activity can be a promotive and preventive effort in supporting the health of pregnant women and preventing pregnancy complications due to hyperemesis gravidarum.</em></p>Lina HerlinaIra KartikaAnty Hendriani Dahlia
Copyright (c) 2026 Lina Herlina, Ira Kartika, Anty Hendriani Dahlia
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-092026-01-0961758010.59458/jwl.v6i1.223IMPLEMENTASI MEDIA PRAKTIKUM KIMIA BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA SMA
https://www.jurnalwidyalaksmi.com/index.php/jwl/article/view/224
<p><em>Limited conceptual understanding and practical skills in chemistry laboratory activities, particularly in acid–base titration and buffer solutions, remain a challenge for senior high school students. This community service activity aimed to strengthen chemistry practicum learning through the development and implementation of Augmented Reality (AR)-based learning media. The AR media were developed using the ADDIE model, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The activity involved eleventh-grade science students from SMA Negeri 4 Denpasar and SMA Dwijendra Denpasar. Media validation was conducted through alpha testing by subject matter experts and media experts, while implementation was evaluated through beta testing involving 35 students. Data were collected using questionnaires assessing content quality, learning quality, and technical quality of the media. The validation results indicated that the AR media were categorized as very good and feasible for use. Beta test results showed an improvement from good to very good criteria, with an average percentage of 83.52%. The AR media facilitated students’ understanding of practicum procedures through interactive and visual representations, and increased learning motivation and engagement. Therefore, AR-based chemistry practicum media are effective as an educational innovation in community service activities to support the improvement of chemistry learning quality in senior high schools.</em></p>Ketut Sepdyana Kartini
Copyright (c) 2026 Ketut Sepdyana Kartini
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-01-122026-01-1261818610.59458/jwl.v6i1.224