IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK OPTIMALISASI PERTANIAN LAHAN KERING DESA TULAMBEN MENUJU AGROFORESTRI BERKELANJUTAN

Authors

  • I Gusti Lanang Agung Raditya Putra Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ida Bagus Nyoman Pascima Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Gede Wiratmaja Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.59458/jwl.v6i1.211

Keywords:

Pertanian Lahan Kering, Teknologi Tepat Guna, Fullset Cashew Processing Machine, Agroforestri Berkelanjutan, Ekonomi Hijau

Abstract

Program Mahasiswa Berdampak (PM-BEM) berjudul Implementasi Teknologi Tepat Guna Fullset Cashew Processing Machine untuk Mendukung Agroforestri Berkelanjutan di Desa Tulamben bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi petani melalui inovasi berbasis agroforestri berkelanjutan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participatory Action Research berbasis pemberdayaan masyarakat, yang mengintegrasikan pendekatan teknis, edukatif, dan manajerial melalui lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan keberlanjutan. Penerapan solusi difokuskan pada dua mitra: Kelompok Tani Subak Ulun Suwi mendapat intervensi Fullset Cashew Processing Machine dan pelatihan pengolahan produk, sementara Kelompok Tani Lahar Sari mendapat intervensi terkait implementasi teknologi tepat guna pada pertanian lahan kering yang meliputi rumah bibit dengan sistem irigasi tetes otomatis, pengolahan media tanam menggunakan cocopeat untuk menjaga kelembaban tanah, serta teknologi elektrifikasi pada pertanian buah naga. Hasil kegiatan menunjukkan intervensi teknologi yang diberikan kepada kedua mitra signifikan memberikan hasil positif dan memberikan dampak nyata serta meningkatkan keberdayaan kedua mitra. Hasil yang dicapai oleh mitra Kelompok Subak Ulun Suwi meliputi 1) Seluruh mitra mampu menggunakan fullset cashew processing machine dengan baik, 2) Mengolah buah mete menjadi produk siap konsumsi abon vegan berbahan daging jambu mete, kacang mete, snackbar mete, serta granola yang terbuat dari pangan lokal (sorghum, biji labu, biji kuaci, kacang mete, dan madu lebah). 3) Mitra mampu mengemas produk olahan kacang mete dengan kemasan yang menarik. Mitra kedua yakni kelompok Tani Lahar Sari mendapat peningkatan keberdayaan berupa 1) Mitra memahami media tanam yang optimal bagi pertanian lahan kering, serta mampu membuat media tanam dengan campuran cocopeat untuk menjaga kelembaban tanah, 2) Mitra memahami teknologi elektrifikasi untuk menambah masa generatif buah naga, 3) Mitra memiliki rumah bibit dengan sistem irigasi otomatis, untuk meningkatkan tingkat keberhasilan pembibitan sebelum ditanam di lahan kering. Program ini adalah efektivitas dalam memperkuat kapasitas teknis dan manajerial petani, mengubah pola kerja menjadi lebih efisien, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan nilai tambah ekonomi hijau dan dukungan terhadap pencapaian SD’s (1, 2, 8, 12, dan 13) di wilayah Karangasem.

Downloads

Published

2026-01-06

How to Cite

Putra, I. G. L. A. R., Pascima, . I. B. N., & Wiratmaja, . I. G. (2026). IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK OPTIMALISASI PERTANIAN LAHAN KERING DESA TULAMBEN MENUJU AGROFORESTRI BERKELANJUTAN. Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 8–13. https://doi.org/10.59458/jwl.v6i1.211